Kathy Blog's

Lifestyle dan Review Blogger

Info Penting! Perawatan Ibu Pasca Melahirkan

Bagi seorang wanita, melahirkan merupakan sebuah anugerah terbesar dalam hidup. Selama kurang lebih 40 minggu, calon ibu harus benar-benar menjaga kandungannya agar buah hati dapat terlahir dengan selamat. Bagi seorang ibu yang baru pertama kali mengandung dan melahirkan, memerlukan perawatan pasca melahirkan.

Untuk itu sangat penting bagi seorang ibu untuk banyak mengumpulkan pengetahuan atau informasi seputar pasca melahirkan agar mendapatkan penanganan yang tepat.

Meskipun saat di rumah sakit telah mendapatkan penanganan, namun untuk perawatan setelah berada di rumah juga harus tetap terjaga. Mengingat akan banyak perubahan fisik yang terjadi saat pasca melahirkan. Sebagai seorang ibu, harus tanggap dengan perubahan-perubahan yang terjadi pada tubuhnya dan siap untuk merawat tubuh.

Perawatan Ibu Pasca Kehamilan

Bagaimana caranya? Mari kita simak penjelasannya!

Perawatan Perut Perut Kendur

Bagi ibu yang baru melahirkan, tentu secara alami tubuh akan mengalami banyak perubahan terutama pada bagian perut. Seiring usia kehamilan yang semakin tua dan menginjak usia minggu ke-40, otot-otot perut akan mengembang seiring dengan pertumbuhan janin di dalam rahim.

Kondisi ini bersamaan dengan kulit yang mekar.  Setelah bayi lahir, ukuran perut akan kembali mengecil meskipun masih tampak besar (menggelembung). Bagi seorang ibu, kondisi ini menjadi perhatian penting.

Saat kondisi tubuh dan berat badan yang sudah kembali ideal, maka akan terlihat kondisi perut yang kendur.  Kondisi perut yang kendur dapat kita atasi dengan pola makan sehat dan berolahraga secara teratur.

Olahraga untuk mengecilkan perut dapat kita lakukan dengan senam nifas. Senam nifas bertujuan untuk memperlancar sirkulasi darah di seluruh tubuh, melatih otot-otot perut, melatih otot-otot pantat, otot dada dan otot pinggul, serta memperbaiki sikap tubuh.

Bagi ibu yag melakukan persalinan secara normal, hendaknya secepatnya melakukan lathan ringan pada bagian perut. Adapun bagi ibu yang melakukan persalinan secara caesar dapat melakukan latihan-latihan ringan ketika luka bekas operasi di perut telah mengalami penyembuhan.

Perawatan Stretch Marks

Saat masa kehamilan, seorang ibu pasti merasakan rasa gatal pada bagian perut. Keinginan untuk menggaruk pasti akan lebih besar karena dengan menggaruk rasa gatal akan mereda. Tetapi satu hal yang harus kita ketahui, garukan pada jaringan ikat kulit akan membuat cedera sehingga terlihat garis-garis yang bernama Stretch Marks.

Stretch marks  dapat terjadi karena adanya collagen, atau jaringan elastis pembentuk kulit. Tetapi semakin lama peregangan tersebut menyebabkan ikatan-ikatan collagen terputus sehingga menimbulkan stretch marks. Biasanya strecth marks ini muncul di bagian payudara, perut, paha, dan pantat. Banyak tidaknya jumlah strecth marks yang timbul dapat terpengaruh oleh faktor genetik.

Munculnya strecth marks ini pasti sangat mengganggu penampilan terutama setelah melahirkan. Namun, ada sebuah cara yang dapat membantu mengatasi stretch marks ini yaitu dengan menggunakan krim khusus untuk “memperhalus” stretch marks agar tidak tampak seperti kulit jeruk yang berkerut-kerut.

Penggunaan krim secara rutin akan membantu menyamarkan tetapi tidak dapat menghilangkan stretch marks dan membuat kulit menjadi mulus seperti saat sebelum hamil.

Selain itu perawatan stretch marks dapat Anda lakukan dengan terapi untuk menstimulasi pembentukam collagen pada bagian kulit yang rusak atau meregang yaitu menggunakan energi RF (Radio Frequency). Namun untuk terapi menggunakan energi RF ini tidak dapat Anda lakukan secara mandiri di rumah. Melainkan harus dengan ahli bedah plastik, dermatologic, atau dokter spesialis kecantikan.

Itulah penjelasan singkat dari Kathy Brier, semoga berguna untuk anda semua ya!